You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
235 Petugas Gabungan Gelar Operasi Biduk di Kramat Jati
photo Nurito - Beritajakarta.id

473 Warga Kelurahan Tengah Dibuatkan SKDS

Sebanyak 473 warga Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur terjaring operasi bina kependudukan (Binduk). Mereka langsung diminta membuat surat pernyataan dan dibuatkan surat keterangan domisili sementara (SKDS). 

SKDS akan kita buatkan dan nantinya kita serahkan ke pengurus RT. Sehingga warga mengambil SKDS di pengurus RT masing-masing

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur, Sukma Wijaya mengatakan, hasil operasi binduk yang digelar di Kelurahan Tengah pada Rabu (26/7) malam menemukan 473 warga yang belum melapor ke RT/RW serta kelurahan. Mereka pun diminta membuat surat pernyataan agar melaporkan diri ke RT/RW serta dilakukan pembinaan.

"Hasil operasi binduk di Kelurahan Tengah mencapai 473 orang. Mereka kita data dan lakukan pembinaan. Selanjutnya diberikan SKDS," kata Sukma, Kamis (27/7).

195 Warga Terjaring Operasi Binduk

Selain menjaring 473 warga pendatang baru, operasi Binduk juga memberikan pelayanan pada sembilan orang yang membuat akta kelahiran serta 17 warga lainnya melakukan perekaman e-KTP.

Menurut Sukma, SKDS ini diberikan sebagai surat keterangan yang bersifat sementara dan masa berlakunya satu tahun. Jika sudah habis masa berlakunya maka dapat diperpanjang kembali.

"SKDS akan kita buatkan dan nantinya kita serahkan ke pengurus RT. Sehingga warga mengambil SKDS di pengurus RT nya masing-masing," tuturnya.

Sementara Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengingatkan agar pendatang baru di DKI melengkapi data diri. Selain KTP, mereka juga harus membuat SKDS.

"Kalau tidak memiliki KTP DKI, tidak ada penjamin, tidak ada tempat tinggalnya maka kita akan kembalikan ke kampung halamannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6782 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6147 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati
  5. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1267 personTiyo Surya Sakti